Mengenal Pi Network dan Sejarah Lengkapnya!
Tahukah kamu bahwa ternyata Pi Network adalah sebuah proyek kripto yang bertujuan untuk memberikan akses kepada individu untuk berpartisipasi dalam jaringan kripto tanpa memerlukan perangkat keras atau pengetahuan teknis yang rumit. Pi Network ini didirikan oleh sekelompok individu yang ingin menciptakan kripto yang lebih inklusif dan mudah diakses bagi orang-orang di seluruh dunia.
Salah satu fitur utama dari Pi Network adalah bahwa pengguna dapat menambang koin Pi (simbol: π) menggunakan perangkat seluler mereka tanpa perlu perangkat keras khusus atau konsumsi daya yang tinggi seperti yang diperlukan oleh kripto lainnya seperti Bitcoin.
Penambangan Pi ini dilakukan dengan cara yang disebut "penambangan berbasis bukti kepercayaan" (Proof of Trust), yang berbeda dari metode penambangan kripto lainnya yang lebih berat.
Selain itu, Pi Network juga memiliki tujuan untuk mengatasi masalah-masalah keamanan data dan privasi yang sering terkait dengan kripto. Mereka ingin memberikan pengguna kontrol lebih besar atas data pribadi mereka dan mengurangi risiko pelanggaran privasi.
Saat ini, Pi Network masih dalam tahap pengembangan dan pengujian beta, jadi belum tersedia untuk diperdagangkan di bursa kripto utama. Orang-orang dapat mendaftar dan mulai menambang Pi melalui aplikasi seluler resmi Pi Network, tetapi nilainya masih belum bisa ditentukan di pasar.
Proyek ini telah menarik perhatian banyak orang karena konsepnya yang unik dan potensi untuk memberikan akses kepada lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekosistem kripto. Namun, seperti dengan semua investasi kripto, penting untuk melakukan penelitian yang cermat sebelum berinvestasi atau berpartisipasi dalam proyek seperti ini.
Sejarah pi network
Sejarah Pi Network dimulai pada tahun 2019 ketika proyek ini pertama kali diperkenalkan oleh tiga pendiri utamanya, yaitu Dr. Nicolas Kokkalis, Dr. Chengdiao Fan, dan Vincent McPhillip.
Ketiganya bertujuan untuk menciptakan platform kripto yang lebih inklusif dan mudah diakses bagi individu di seluruh dunia, terutama mereka yang mungkin tidak memiliki pengetahuan teknis atau perangkat keras khusus untuk berpartisipasi dalam jaringan kripto.
Berikut adalah beberapa tonggak sejarah penting dalam perkembangan Pi Network:
Maret 2019: Pi Network diluncurkan dalam bentuk beta tertutup (closed beta) yang hanya tersedia melalui undangan. Selama tahap ini, pengguna awal dapat mendaftar dan mulai menambang Pi melalui aplikasi seluler.
Maret 2020: Pi Network mencapai tonggak sejarah dengan lebih dari satu juta pengguna yang telah mendaftar. Hal ini menunjukkan minat yang kuat dalam proyek ini.
Juli 2020: Tim pengembangan Pi Network merilis "Whitepaper Pi Network" yang menjelaskan konsep proyek ini secara lebih mendalam, termasuk teknologi penambangan berbasis bukti kepercayaan yang digunakan.
2021: Pi Network terus berkembang dengan pertumbuhan pengguna yang signifikan. Tim pengembangan juga merilis versi web dan desktop dari aplikasi Pi Network.
2022: Pi Network masih dalam tahap pengembangan beta dan belum tersedia untuk diperdagangkan di bursa kripto utama. Tim pengembangan terus bekerja untuk mengembangkan ekosistem Pi Network dan meningkatkan fungsionalitasnya.
Sejauh ini, Pi Network telah menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia karena konsepnya yang inovatif, terutama dalam hal penambangan berbasis bukti kepercayaan yang lebih ramah lingkungan dan inklusif.
Namun, penting untuk diingat bahwa proyek ini masih dalam tahap pengembangan, dan nilai Pi belum dapat ditentukan di pasar kripto. Seiring berjalannya waktu, perkembangan Pi Network akan terus dipantau oleh komunitas kripto dan para pengguna yang tertarik.
